Customer Service

Telp: 021-56965354 / 56965356-7
Fax: 021-56967519

email:

Company

inotekbalon@yahoo.co.id
marketing@inotekbalon.com
marketing@inotekbalon.co.id

Manager Operational:

hasan@inotekbalon.com
hasan@inotekbalon.co.id

Marketing 1

lastri@inotekbalon.com

Marketing 2
willy@inotekbalon.com


KLIEN KAMI

PT Danone
http://www.danonenutrindo.org
Bank BNI
http://www.bni.co.id
Carefour
http://www.carrefour.co.id
Toyota
http://www.toyota.co.id
Bank BRI
http://www.bri.co.id
PT. Indika Kreasindo
http://www.indikakreasindo.com
PT. Mitra Kreasi Darma
http://www.mkdgroup.com
PT. Chartis Indonesia
http://www.chartisinsurance.com
Hotel Horison Bandung
http://www.horisonbandung.com/hotel.php
Garudafood
http://www.garudafood.com
BANK DKI
http://www.bankdki.co.id
PT. Insan Cemerlang
http://pt-insancemerlang.blogspot.com
PT. KUARK
http://www.komikuark.net
PT Boehringer Ingelheim
http://www.boehringer-ingelheim.com
PT. Normi
http://normi.co.id
PT. Niaga Rasa Solusindo
PT. Komunikasi Mantap Indonesia
http://www.mantapindonesia.com
PT. Adiperkasa Warnagrafis
PT. Pioneerindo Gourmen int, tbk
PT. Multirasa Nusantara
http://yoshinoyaamerica.com
Takaful Indonesia
http://asuransitakaful.net
PT. Oviss Indonesia
http://www.oviss-indonesia.com/home
PT. Agung Sedayu Group
http://agungsedayu.com
PT. Mayora Indah , TBK
http://www.mayora.com/
Orang Tua Group (OT)
www.ot.co.id
Jakarta International School
http://www.jisedu.or.id
PT Lion Superindo
http://www.superindo.co.id
PT Kalbe Farma
http://www.kalbe.co.id
PT Pionerindo Gourment
http://www.cfcindonesia.com
PT Cipt TPI
PT Cipta TPI Page
PT Djarum
http://www.djarum.com
PT Trakindo
http://www.trakindo.co.id
PT Garuda Food
http://www.garudafood.com
PT Mayora
http://www.mayora.com
PT Taman Mini Indonesia Indah
http://www.tamanmini.com
PT. LIFESTYLE RESIDENTIAL
PT. Mandam TBK
http://www.mandom.co.id
Bank BCA
http://www.bca.co.id
Bank Mandiri
http://www.bankmandiri.co.id
PT. Wimcycle
http://www.wimcycle.com
Kompas.com
http://www.kompas.com
PT. Polistar International (MBTech)
http://mbtech.info
PT. Avail Elok Indonesia
http://www.availelok.co.id
PT. Buana Indo Pratama
PT. Noah
http://www.noah-arkindo.com
PT . Kalbe Farma
http://www.kalbe.co.id
PT. Pola Group
http://www.polagroup.co.id
Global Nusantara School
PT. Amway Indonesia
http://www.amway2u.com
PT. Pundi Artha Utama
PT DANONE

Bank BRI
http://www.bri.co.id
PT. Indika Kresindo
http://www.indikakreasindo.com

PT. Mitra Kreasi Darma
http://www.mkdgroup.com
PT. Chartis Indonesia
http://www.chartisinsurance.com
Hotel Horison Bandung
http://www.horisonbandung.com
Garudafood
http://www.garudafood.com
BANK DKI
http://www.bankdki.co.id
PT. Insan Cemerlang
http://pt-insancemerlang.blogspot.com
PT. KUARK
http://www.komikuark.net
Boehringer Ingelheim
http://www.boehringer-ingelheim.com
PT. Normi
http://normi.co.id
PT. Niaga Rasa Solusindo
PT. Komunikasi Mantap Indonesia
http://www.mantapindonesia.com
PT. Adiperkasa Warnagrafis
PT. Pioneerindo Gourmen int, tbk
http://www.cfcindonesia.com
PT. Multirasa Nusantara
Yosinoya Jakarta
Takaful Indonesia

http://www.takaful.com/
PT. Oviss Indonesia
http://www.indocci.com/
PT. Agung Sedayu Group
http://agungsedayu.com/
PT. Mayora Indah , TBK
http://www.mayora.com/

Home Artikel

Sejarah Balon

Sejarah Balon

Balon pertama kali dibuat dari bahan mirip membran yang berasal dari hewan (animal bladder). Menurut Jean Merlin, Kaufman, dan Greenverg (1994), masyarakat Aztec-lah yang pertama kali membuat balon. Bahan bakunya usus besar kucing, dan tujuannya sebagai persembahan bagi dewa. Balon-balon modern dibuat dari bahan semacam karet, lateks, chloroprene dan nilon. Balon modern ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1800-an, akan tetapi produksi massal balon belum terjadi sampai akhir tahun 1930-an
.
balon udara jadoel balon udara jadul

Balon berbahan baku bagian tubuh hewan

Namun ada pendapat lain, balon sederhana zaman dulu dibuat dari kandung kemih hewan yang diisi air. Kabarnya itu pernah dicatat selama masa Renaisans (abad XIV - XVI) di Eropa.

Karena kesulitan itu, tak jarang, kisah dongeng pun jadi acuan. Salah satunya, kisah "Moby-Dick" (1851) yang menyebut, "… gas dimasukkan di dalamnya. Ia pun membengkak mencapai ukuran luar biasa, menjadi semacam balon binatang."

Bagian-bagian tubuh binatang, khususnya kandung kemih, usus, dan perut menjadi "bahan" utama balon kuno. Konon, usus punya kelebihan. Bisa fleksibel dibentuk. Namun tentunya binatang berbeda akan memberikan ukuran yang berbeda pula.

Bagaimana cara membuatnya? Jean Merlin, Kaufman, dan Greenverg menuturkannya begini, "Bersihkan usus besar dengan hati-hati, baliklah, lalu jahit dengan serat tanaman khusus. Hebatnya, serat ini akan kuat lekat menempel setelah mengering karena dijemur sinar matahari. Hasilnya, 'balon' yang benar-benar kedap udara. Selanjutnya, tiuplah."

Menurut Jacques Dupin Grouvhard dalam The Mayanaise Connection, proses pembuatan demikian perlu waktu beberapa hari. Betapa pun dalam pemilihan bahan utama suku Maya juga menggunakan organ yang sama, meski memilih mengambil dari anjing atau keledai.
balon udara kuno

Balon berbahan baku karet

Bagaimana dengan bahan utama karet, seperti yang kita kenal sekarang? The Book of First karya Patrick Robertson, Bramhall House, NY (1978), menyebut nama Michael Faraday sebagai pembuat balon karet pertama tahun 1824. Pembuatan balon itu sebenarnya dalam kaitan dengan percobaannya menggunakan hidrogen di Royal Institution di London.

"Karet lateks amat elastis. Maka, kantung lateks bisa melar, dinding kantungnya sampai menjadi cukup transparan. Malah, bila diisi hidrogen, ia menjadi ringan dan bisa terbang," ujarnya dalam "Quarterly Journal of Science" di tahun yang sama.
Cara membuatnya pun sederhana. Dua lembar karet dipotong bulat, ditumpuk, lalu dipres sisinya. Otomatis karet melunak, dan menempel. Bagian dalam antara dua lembaran itu dibedaki tepung agar tidak saling lengket.

Evolusi balon karet sebagai mainan ternyata tidak perlu menunggu terlalu lama. Pada tahun berikutnya, balon mainan sebagai produk massal baru sudah diperkenalkan oleh produsen perintis karet Thomas Hancock. Tapi bentuknya berupa satu set alat yang terdiri atas sebotol karet cair dan alat tiup. Baru tahun 1847 balon mainan yang lebih tahan terhadap perubahan temperatur, dibuat pertama kali oleh J.G Ingram dari London. Balon itu bisa disebut prototipe balon modern.
balon udara dari paris

Perkembangan lebih lanjut

Balon terus berkembang, baik variasi bentuk maupun kualitasnya, sehingga tidak mudah meletus. Malah ada produsen yang menyebut balonnya modern, karena " … dibuat dari karet alami ramah lingkungan, yakni lateks pohon Hevea. Dengan proses alamiah ia akan hancur. Secepat membusuknya dedaunan, karet itu akan menjadi vitamin bagi tanah."
Lalu, muncul seni "patung" balon dari balon panjang. Seni itu dimulai sejak tahun 1920-an, tapi baru populer setelah PD II.

Mengenai bentuknya balon? Apapun bisa dibuat. Malah di beberapa negara sering digelar kontes yang menunjukkan begitu beragamnya hasil olah kreativitas dan keterampilan peserta.


Bermacam-macam Balon juga di gunakan sebagai media promosi oleh berbagai jenis perusahaan. Dan orang sering menyebutnya dengan balon promosi, balon ini di gunakan sebagai media untuk pendukung promosi sebuah perusahaan atau instansi lainya sangat banyak macamnya, seperti:


Balon sebagai kendaraan

balon udara gas
Balon udara panas.
Balon dapat pula digunakan sebagai kendaraan, misalnya balon udara panas dan balon Zeppelin.

Rekor

Ketinggian maksimum terbang
Balon berawak
Rekor ketinggian yang dicapai oleh balon berawak adalah 34,668 m. Balon tersebut dibuat oleh Malcom D. Ross dan Victor E. Prather yang terbang melewati teluk Mexico pada tahun 1961

Balon tidak berawak
Rekor ketinggian yang dicapai oleh balon tidak berawak adalah 51,8 km seperti tercantum dalam buku Guinnes edisi 1991. Kendaraan ini adalah suatu Balon-Winzen dengan volume 1,35 juta meter kubik, yang diluncurkan pada bulan Oktober 1972 di Chico, Kalifornia, Amerika Serikat. Hal ini adalah nilai ketinggian paling besar yang sampai saat ini pernah dicapai oleh suatu obyek terbang yang memerlukan udara di sekitarnya. Ketinggian yang lebih besar nilainya hanya dapat dicapai oleh kendaraan balistik seperti roket, pesawat roket dan projektil.

Balon dalam film

Sumber: wikipedia